Amboi.. malam ini kisahku punah luruh
Telah remuk bersama hilangnja sebuah harapan
Hari esok kudjelang tanpa sebutir senyum
Malam ini sibaju merintih memasuki tjelah-2 djendelaku
Dan titik-2 hudjan satu-2 djatuh
Djatuh dengan derai rerintihan
Menjelusup, melabuh kedalam hati yang hitam
Menggesek nada kalbu dengan irama tak menentu
Lalu menghilang,..hilangja bersama senduja malam
Kesujian malam membuatku lebih parah
Wadjah itu … menjelusuri dikeheningan malam
Datangt dengan mendjindjing setjertjak angkuh dan sombong
Sambil melaju penuh emosi dan membawa kemenangan diri
Yang pernah kulumuri dgn hal-2 yang tak berarti
Lalu membelakang tanpa pamit
Yang hanya pada sebuah goresan hati
Setjertjak kisah hilang kembali mendjelma
Bersama tjumbu, raju serta air mata
Namun kini hanja tinggal bekasnja hilang
Hilang bersama bulan pudar
Bersama segala tjita-2
Ah…. Hari esok kutatap
Tak sebutir embunpun dipagi hari
Telah remuk bersama hilangnja sebuah harapan
Hari esok kudjelang tanpa sebutir senyum
Malam ini sibaju merintih memasuki tjelah-2 djendelaku
Dan titik-2 hudjan satu-2 djatuh
Djatuh dengan derai rerintihan
Menjelusup, melabuh kedalam hati yang hitam
Menggesek nada kalbu dengan irama tak menentu
Lalu menghilang,..hilangja bersama senduja malam
Kesujian malam membuatku lebih parah
Wadjah itu … menjelusuri dikeheningan malam
Datangt dengan mendjindjing setjertjak angkuh dan sombong
Sambil melaju penuh emosi dan membawa kemenangan diri
Yang pernah kulumuri dgn hal-2 yang tak berarti
Lalu membelakang tanpa pamit
Yang hanya pada sebuah goresan hati
Setjertjak kisah hilang kembali mendjelma
Bersama tjumbu, raju serta air mata
Namun kini hanja tinggal bekasnja hilang
Hilang bersama bulan pudar
Bersama segala tjita-2
Ah…. Hari esok kutatap
Tak sebutir embunpun dipagi hari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar