Malam ini, pukul 00:00. Iya inilah
saat dengan angka yang menurut para teknisi computer bahwa, jika system komputerisasi
berada pada angka nol maka secara keseluruhan system akan berhenti bekerja, dan
menurut para ilmuan, terutama kimiwan dan fisikawan, bahwa jika secara
keseluruhan system berakhir pada persamaan nol, maka semesta akan mengalami
percepataan sesaat menuju pada sebuah ledakan dahsyat yang menyebabkan akhir
dari dunia.
Pukul 00:00. Adalah pucak
eskalasi ketidakseimbangan jiwa yang harus merobak lembar-lembar mega yang
tertulis nama-nama indah. Ini bukanlah sebuah penyerahan diri atas
ketidakkuatan, melainkan lebih pada kebencian yang mewabah saat melihat dan mendengar
kesetiaan begitu mudahnya di gilas gemuruh normatifitas, menganggap
abnormalitas adalah kekurangajarn, yang semua itu membuat gundah melewati
ambang batas kerisauan, melewati angka nol. Entah apa angka sebelum nol. Disitulah
titik kulminasi agaung meluapkan api kemarahan konstan hingga kata sulit
tertata, jiwa beku melibihi bongkahan es kutub.
Pukul 00:00. System sarafkau
berhenti bekerja. Pukul 00:00 kata
menjadi tak bermakna. Pukul 00:00, kata-kata tak mampu memuat penderitaanku. Pukul
00:00, aku menjadi bodoh mengambil keputusan tuk berhenti menulis, sebab
kata-kata untuk saat ini, sekali lagi, sangat tak bisa melukis gundah deritaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar