Selasa, 01 Januari 2013

Simfoni Ketakwajaran

Malam ini senar gitarku satu-satu putus
Lengkingannya tak terdengar siapapun
Aku tak bisa lagi memainkan simfoni dimana aku
   bisa merasa ada yang menemani
Kepalaku hampir pecah oleh hentakan langkah semut
   yang begitu menyilau


Aku merasa berada dipuncak gunung
   tertelan awan
tak ada yang bisa aku pandangi
Bahkan bernafaspun terasa sulit
Aku kedinginan hingga saraf pelihat ikut pula membeku
Kemudian akibat gejolak jiwa yang membara
kebekuan itu menetes satu demi satu
mengalir mengairi dadaku yang tak lagi lapang

Rongga-rongga kepalaku seperti tertusuk ribuan pasak
bahkan hampir meledak mengikuti ritmis pergantian tahun
   yang menyesak dada...

Lengkingan ini seperti menghasilkan simfoni ketakwajaran
mendepakku dalam ritmis delusi
sehingga aku mampu bicaran padanya
   yang menawariku jutaan partikel dalam balutan irma supra natural


Jika delusi ialah manifestasi nurani yang tak terdengar
biarkan saja aku dalam kegilaan ini
menyambut kekupu
menghisap segala akal sehatku.

(Bira, 1 Jan. 2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar