Rabu, 08 Agustus 2012

Simfoni VI


Senja Mewariku seuntai pilu
Ia datang saat aku dan  pelangi tak lagi dalam spectrum yang sama
Tapi, nuansaku tak kuasa menepis warni yang menari
Aku terpaksa berdansa mengikuti pola ritmis sang Shiva
Dimana dia adalah Mozart yang menggantung Elvira Madigan
atau Bethoveen yang tuli pada segala selain Fur Elise
namun, pergeseran merah melaju dalam hasta galaksi saling merindu-hindari

Kerinduan ini seperti imajinasi Sanzio Rafaelo
Melukis Dona velata dalam ketiadaan wanita-wanita Italy
 Senja ini menawariku akan kebencian eksprsionis
Membenci hitam dalam lintasan kuas diatas kanvas
O, aku harus percaya pada hitam dalam fisikawan
Ialah penyeimbang harmoni dimana senyumku kan menuai
Diapun menawariku spektrum yang sama

Tapi, seperti Freud mengutip Odipus
Atau Monet Claude yang mencinta rembulan
Akupun semakin kompleks dalam cinta yang begitu liar.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar